Senin, 09 April 2012

Mengapa Polusi Udara Berbahaya bagi Lingkungan Hidup?

Adalah hal yang sangat mudah bagi setiap orang untuk melupakan tentang isu Polusi Udara ini, polusi udara adalah satu masalah nyata yang mengancam lingkungan bahkan mengancam diri kita, setiap saat dan setiap hari. Dan masalah polusi udara ini bukan satu masalah yang dapat selesai dengan sendirinya. Kabut asap, pabrik-pabrik, dan jutaan kendaraan bermotor yang kita lihat di jalan adalah hal-hal yang dapat mengingatkan kita akan bahaya polusi udara. Seandainya anda berdiri di tengah2 kemacetan lalulintas dan menghirup semua asap yang keluar dari kendaraan yang ada, anda dapat rasakan sesaknya dan tidak sulit untuk membayangkan racun apa yang sudah kita hirup dan mengisi tubuh kita.
Apakah sebenarnya Polusi Udara? Polusi udara adalah satu efek samping yang menjijikkan dari kehidupan masyarakat modern kita, lebih khususnya, hasil sampingan dari kendaraan-kendaraan dan pabrik-pabrik yang melepaskan berbagai jenis gas serta bahan-kimia berbahaya ke atmosfir. Dan agaknya tidak terlalu mengejutkan jika yang menjadi sumber utama polusi adalah kendaraan bermotor.
Mengapa Polusi Udara berbahaya?
Ada beberapa isu yang dapat menunjukan bahaya dari polusi udara diantaranya:
1. Isu Kesehatan: Secara ilmiah telah dibuktikan bahwa polusi udara berkaitan dengan macam-macam penyakit yang, mencakup: serangan stroke, masalah pernafasan dan penyakit hati/jantung.
2. Pemanasan Global (Global Warming): istilah ini mengacu pada peningkatan temperatur planet kita, Bumi dengan penyebab utamanya adalah hasil dari gaya hidup modern kita yaitu Polusi Udara. Pemanasan Global telah berdampak pada planet kita (dengan cara menghancurkan ekosistem dan mencairnya kutub es), yang -kecuali jika kita berusaha menghentikannya- akan menaikkan permukaan laut yang menyebabkan kota-kota yang berada di dekat laut di seluruh dunia seperti London, New York, Jakarta dan lain-lain akan tergenang banjir.
3. Lapisan Ozon: lapisan ozon melindungi kita dari radiasi ultraviolet, dan itu telah berlangsung berjuta-juta tahun. Dan sat ini akibat dari polusi udara lapizan ozon mulai rusak, dan menjadi penyebab meningkatnya kasus kanker kulit dan juga mengakibatkan kerusakan alam serta tanaman.
4. Hujan Asam: beberapa polutan tertentu bisa menyebabkan hujan berubah menjadi hujan asam. Hal ini mempunyai satu dampak besar terhadap binatang, ikan dan tanaman. Hujan Asam bisa juga mempengaruhi kualitas tanah, membuat tanah beracun terhadap banyak binatang dan tanaman.
Bagaimana kita melawan polusi udara?
1. Kendaraan Hibrid: dengan menggunakan kendaraan hibrid, kita secara signifikan mengurangi pencemaran udara yang disebabkan oleh kendaraan dengan bahan bakar minyak (fossil fuel), karena jenis kendaraan hibrid menghasilkan polusi hanya seperempat dari kendaraan biasa. Jika semua orang mulai menggunakan kendaraan hibrid, hal ini akan mempunyai satu dampak besar terhadap pengurangan polusi udara.
2. Menggunakan energi hijau (ramah lingkungan), seperti tenaga angin, tenaga matahari, listrik hidro, energi geotermal (panas bumi) dan energi biomass, dari pada menggunakan energi yang bersumber dari bahan bakar minyak, akan juga mempunyai satu dampak besar terhadap pengurangan polusi udara.
Masalah pencemaran udara ini nampak semakin buruk dan kita mungkin mencapai satu titik dimana kerusakan alam dan lingkungan sudah sedemikian parah dan tidak dapat diperbaiki lagi. Solusi logis dalam menghadapi hal ini adalah kesadaran setiap orang untuk menerapkan cara hidup yang dapat mengurangi tingkat pencemaran udara dan berharap suatau hari nanti bahkan dapat menghilangkan pencemaran udara. Barangkali satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk mencapai ini adalah melalui edukasi dan pemahaman tentang lingkungan: walaupun sebagian besar orang telah terbiasa dengan pengotoran udara dan secara umum sadar akan efek buruknya, banyak yang lebih suka untuk berpaling dan bersikap acuh dari masalah ini ketimbang mencari solusi. Satu-satunya cara untuk sungguh-sungguh mengatasi masalah ini harus dimulai dari generasi muda: jika kita, secara bersama, bisa menanamkan kesadaran akan kelestarian lingkungan hidup pada anak-anak kita, dan secara permanen mengubah cara pandang mereka terhadap lingkungan, mungkin akan lebih besar harapan untuk kelestarian planet kita.
Sumber: www.greeneartharticles.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar